Laman

Selasa, 10 April 2012

Seandainya

Aku benci dengan kata seandainya. Tapi, karena keadaan ini aku selalu berpikir tentang kata seandainya. Seandainya ini dan seandainya itu. Aku tau, ini tak boleh. Tapi keadaan memaksa otakku untuk mengingat kata seandainya.


Ya, seandainya aku tak mengenalmu


Ya, seandainya aku tak dekat dengannya


Ya, seandainya kau milikku


Ya, seandainya kau tak mampir di hati orang lain


Ya, seandainya waktu itu begini


Ya, seandainya waktu itu begitu


Dan memang waktu itu begitu. Dan akhirnya semua begini, begini dan begini. Akhirnya tinggallah sebuah penyesalan dan beribu kata seandainya dahulu....aku tetap menjagamu


Published with Blogger-droid v2.0.4

Lelaki istimewa

Bermula dari sebuah pesan singkat yang aneh darimu, kita semakin dekat. Kamu lelaki culun berkacamata yang sedikit pendiam. Kamu lelaki berkacamata bukan karena minus ataupun silindris. Terkesan aneh memang seorang anak SMA berkacamata plus. Tapi bagiku kamu istimewa. Aku tak pernah menganggapmu aneh, kau istimewa di mataku :)


Suaramu yang terkesan cempreng itu selalu mengalun lembut di telingaku. Haha, apa jadinya kalau kelak kita menjadi sepasang kekasih? Mungkin orang akan menyebut kita duo cupu :) Sayangnya kita berbeda. Sayangnya kita dilahirkan bukan di blok yang sama. Kau dilahirkan di balik tembok besar ini, dan aku disini. Di tempat ini aku dibesarkan dengan alunan ayat ayat kitabku. Dan kau disana dibesarkan dengan alunan nyanyian gereja.


Kita memang berbeda. Kita tak sama, sayang. Tapi dengarlah, percayalah. Hati kita sama. Kita sejalan. Kita harus beriringan :)


Published with Blogger-droid v2.0.4

Selasa, 27 Desember 2011

Holiday 2

Kemarin liburanku aku habisin maen sama sepupu. Tidur bertigalah. Giliran curhat ini itulah, nonton film bareng :D waaa asik banget :D

Tadi seharian aku habisin waktu sama temen temen SMP :D Anggun, Etaak, Ani, Vicha, Nabila :D

Oke, jam setengah sepuluh aku udah siap. Tapi kok anggun belum sms atau dateng ngapel :/ aku coba sms, gak dibales. Tiba tiba hampir jam sepuluh dia baru dateng -_- Dia lupa kalau kita janjian maen -_- Yaudah, Anggun ngebut :o Sumpah, bikin jantung copot -____-

Yaudah, sesampainya di happup kita masih nungguin Etak. Etak udah dateng, yaudah cus karaokean 2 jam. Teriak teriak sampai tenggorokan sakit. Nah, lagu yang paling aku jiwain itu yaaa Ello-Masih Ada :)

Gini Liriknya

Hari-hari ku lewati hanya sendiri tanpa kekasih
Tapi tetap ku nikmati indahnya hari tanpa tambatan hati

Reff:

Aku ingin menjadi setitik awan kecil di langit
Bersama mentari
Walaupun ku sendiri tapi aku masih ada
Masih ada cinta di hati

Kadang aku merindukan

Merindukan sentuhan
Sentuhan wanita (pria)

Ingin ku curahkan semua

Semua hasrat di jiwa
Yang t'lah lama ku pendam

Back to Reff:


Hari-hariku lewati hanya sendiri tanpa kekasih

Oh oh.. Walaupun kusendiri tapi ku masih bisa bahagia 

Habis Karaokean kita capcus ke food fezt :D kita lamaaa banget disana, mungkin pelayannya sampe ganti shift, kita belum pulang pulang -_- Aaaaa disini pada cerita cerita, ketawa ketiwi :D

Senin, 26 Desember 2011

Chat

A : jangan gitu tan, ini bukan pertama kalinya kamu di posisi kayak gini kan? Kamu pasti bisa move on kayak dulu
I : iya, tapi kenangannya gak sebanyak ini :(
A : aku percaya kamu bisa tan :) ayolah semangat :)

 
-----

 
N : kalau kata mamaku, cowok emang kayak gitu mbak. Kebanyakan dari mereka pengen kita ngrasa jatuh. Dan mereka puas. Jadi, kamu jgn ngrasa sedih mbak :)
I : iya sa, tapi kadang aku masih belum nrima kenyataan aja. Kok bisa secepat itu :o ah, tapi gapapa :)
N : hehe, aku juga kadang bingung sama cowok. Kadang keliatan masih suka, kadang cuek banget. Emang cowok kayak gitu mbak, pinter nyembunyiin perasaan. enggak kayak kita kita.
I : Iya ding ya :o haha, tapi gapapa :) mungkin satu atau beberapa tahun lagi ada hikmahnya, iya kan? :)
N : Iya, mbak. Kamu masih mending kok, mbak
I : ha? Mending gimana?
N : dulu aku putus karena gak dibolehin pacaran sama bapak. Tapi aku masih deket dan masih sayang sayangan gitu. Tapi ternyata dia udh punya pacar, dan dia gak pernah bilang :o po aku gak keliatan bodo banget coba :o
I : lha? :o itu berapa bulan setelah putus?
N : kalau gak satu ya dua bulanan :)
"kalau denger pengakuan kayak gitu, aku masih merasa beruntung. Dan untungnya ini gak pas ujian :) lagipula semua orang pasti pernah ngerasain jatuh di titik terendah *lebay* . Allah gak akan ngasih cobaan di luar apa yang kita mampu. Ya, berarti aku mampu! I'm big girl :)"
----

Kamis, 22 Desember 2011

Holiday 1

Liburan akhir tahun 2011 sejauh ini....FLAT -_- Ya walaupun udh dibolehin kemana mana naek motor sendiri gak kayak tahun lalu harus nebeng temen atau diantar jemput, tetep aja gak asik. Kenapa? Karena gak ada temen maen. Oke, liburankali ini tetep kayak dulu. Males malesan di rumah. Sebelum libur kemari, udah niat mau bersihin kamar yang sebenarnya sudah tidak layak disebut kamar. Tapi ya dasar Intan, niat baik pasti tidak terealisasikan -_-

Senin, 19 Desember 2011
Lupa ngapain aja, yang jelas males malesan di rumah -_-

Selasa, 20 Desember 2011
Pergi ke FKG, ada janji sama dokter Wina.Dan nyebelinnya, dokternya telat! Oke, aku nunggu 30 menitan -_- Udah selesai urusannya, terus capcus ke Gunung mas, malioboro. Asik, dibeliin jam tangan sama mama :D Terus perjalanan pulang cuma ngobrol ngalor ngidul sama sepupu. Terus kita janjian sorenya mau berenaaang :D Tapi apesnya, pas pulang aku dapet -__- Oke, rencana renang batal!

Rabu, 21 Desember 2011
Dapat sms dari Fira ngajak ke gale. Asiiik, ada temen maen :D eh, tiba tiba dia bilang gak jadi soalnya yang bisa cuma dikit. okelaaah. Terus aku ngelakuin ritual, twitteran, facebookan, liat liat video jadul di youtube, dll. Terus chattingan sama fira. Dia ngajak maen -_- Yaudah, aku bilang ke kalimilk aja. Males kalau ke selatan selatan. Eh, dianya gak mau. Terus dia ngajak ke ws, tapi ws yang deket syphilliz. Ya aku gak maulaaah, jauh. Akhirnya aku usul di ws yang deket teladan aja, sekalian mau ke GO ambil koding. Oke, fira terus mandi dan aku siap siap. Tiba tiba hujan datang -_- Oke, aku gak boleh keluar! -__- Rencana maen, gagal lagi. Terus mama pulang, beliin aku kalung emas putih :D Yeee, thanks mom :*

Kamis, 22 Desember 2011
Hari ini ceritanya mau nganterin mama ke butik temennya yang ada di Jln.Palagan. Tapi berhubung mamaku mandinya lamaaa, terus mamaku bareng tante. Sedangkan aku pergi ke gale bareng riris sama fira. Karena Riris gak mau sendirian di jalan, akhirnya aku sama riris ketemu di smada dulu. Oke, langsung capcus ke gale. Terus kita disana gak beli apa apa. Cuma makan dan menambah dosa karena kebanyakan ngomongin makhluk hina *c*** -_- Dasar mulut cewek -_- Oke, jam setengah empat-an kita pulang. Aku mlipir ke Nikou ramen dulu,beliin Dhimas gyu gyu ramen sama lemon squash. Terus capcus pulang. *Masuk kamar* *mendapati dua baju baru* Yeee, dibeliin baju sama mama :D Seharusnya aku yang beliin mama, kan ini hari Ibu. Malah mama yang beliin, dan aku gak ngasih apa apa :( Maafkan anakmu ini, mama :( Jam setengah enam sore, ada dua sepupuku yang dateng. Masih TK, ampun deh ngurusin anak anak kecil -_- Dan rempong setengah mati -____-

Liburan kali ini memang flat, tapi seenggaknya rezeki emang lagi di pihakku :D

Selasa, 20 Desember 2011

Kau membuatku mengerti arti syukur yang sesungguhnya :)

Dua tahun kulewati bersamamu. Indah :) ya, semua terasa indah. Rasa pahit menjadi manis. Racun menjadi madu. Duri menjadi mawar. Panas menjadi sejuk. Badai menjadi pelangi. Air mata menjadi mutiara. Tangisan menjadi tawa bahagia. Duka menjadi senang.

 
Aku ingat tujuh tahun yang lalu kau mengungkapkan isi hatimu kepadaku di depan gedung megah itu. Kau memintaku untuk menjadi kekasihmu. Kau berjanji akan menjagaku, mengayomiku. Kau berjanji tak akan pernah meninggalkanku. Kau tau apa yang aku rasakan saat itu? Aku merasa orang yang paling beruntung di dunia ini.

 
Ya, mulai hari itu hari hariku lebih berwarna. Semuanya terasa sangat indah. Tak ada air mata, semua berubah menjadi canda tawa.

 
Tapi apa? saat dua tahun hari jadi kita, kau memutus hubungan ini. Rasanya hancur! Kau tahu? Aku sudah menaruh harapan lebih padamu. Aku sudah merajut benang benang mimpi untuk masa depan kita kelak, berdua.

 
Mana janji janjimu itu? Mana buktinya? Mana bukti kau akan selalu menjagaku? Mana bukti kata katamu di tengah bulan Januari itu?

 
Seandainya aku bisa memilih, aku tak akan pernah mau menaruh hati ini padamu. Aku tak akan pernah menumbuhkan benih cintamu di hatiku. Aku tak akan pernah mau, terlalu sakit.

 
Tapi Tuhan maha adil bukan? Dibalik sedih, pasti akan muncul bahagia. Dan tawa tak selalu menemani kita. Tangis juga merupakan bagian dari hidup. Tiga tahun aku tenggelam dalam rasa pedih yang teramat sangat. Mencoba menutup kisah tentangku tentangmu. Rasanya berat. Setiap malam aku memikirkanmu. Ya, selalu.

 
Tapi apa? Kau tak pernah peduli denganku. Kau bilang, kita akan menjadi teman. Mana buktinya? Teman tak akan pernah menghindar. Tetapi semua terbalik. Kau menjauh dariku. Mencoba menghilang dari pandangan mataku. Tapi kamu harus tau! Kau tak pernah menghilang disini. Ya, di hatiku. 
Sungguh, aku merasa menjadi orang yang paling tidak beruntung saat itu. 


Tapi suatu hari, semua berubah. Saat seorang datang mencoba mengetuk pintu hatiku yang selalu tertutup untuk laki laki lain. Dia selalu mencoba untuk membukanya. Sungguh, aku tak berdaya. Aku jatuh cinta lagi, untuk kedua kalinya. Sekarang, hari hariku menjadi berwarna lagi. Dan kini berbeda dari yang dulu :) aku sudah mengenakan cincin di jari manis tangan kiriku. 


Dan aku mengerti, mengapa kita tak bersatu. Mengapa aku harus merasakan pedih saat kau meninggalkanku. Karena ada lelaki lain yang memang Tuhan ciptakan untukku, yang terbaik untukku. Sungguh, aku mulai mengerti arti syukur sekarang. Bersyukur karena telah kau tinggalkan :))
***

Senin, 12 Desember 2011

Menyayangimu dalam diam :)

Ah, lagi lagi sosok itu. Sosok yang membuat hari hariku terasa lebih indah. Sosok yang membuat hariku di sekolah lebih bermakna :)

 
Lihat, dia tersenyum kepadaku! Senyuman maut itu, senyuman manis itu! Apakah kalian mendengar? Dia menyebut namaku. Suara merdu itu yang selalu terekam di memori otakku. Yang akan selalu aku putar disaat aku akan terlelap tidur.

 
Kau lihat wajah manis itu? Wajah itu yang selalu menghiasi mimpi mimpiku. Tak peduli siang ataupun malam. Yang jelas, wajah itu yang selalu datang.

 
Ah, sayangnya aku terlalu pengecut! Aku tak pernah mengatakan ini semua kepadamu. Aku hanya bisa memperhatikanmu dari jauh. Pura pura tidak peduli akan keadaanmu.

 
Kau ingat kejadian tiga tahun yang lalu? Saat kakimu patah? Aku benar benar takut kau tak bisa berjalan lagi, dasar bodoh!

 
Apa kau ingat saat kau keracunan soft drink yang sudah kadaluarsa? Aku sangat takut. Aku takut kau tak bernyawa lagi (abaikan paragraf ini, yang ini lebay maksimal)

 
Yang pasti, aku sangat mengkhawatirkanmu. Aku selalu memandangimu di kelas. Pemilik rambut hitam lebat itu yang selalu tersisir rapi.

 
Aku selalu melihatmu ketika kau bermain bola pantul itu di sore hari. Dan saat langit berwarna jingga, kita pulang bersama. Mengayuh sepeda berdua, semua terasa indah selama tiga tahun ini.

 
Dan selama itu pula aku merasakan cinta yang tumbuh di hatiku. Semakin hari, semakin banyak bunga bermekaran disana. Aku tak mau kehilangan waktu waktu itu. Aku ingin menikmatinya lebih lama bersamamu. Dalam kebisuan ini, dalam setiap gerak tanganku yang mewakili mulut ini.

 
Selama ini, aku hanya memperhatikanmu dalam kebisuan. Memperdulikanmu dalam kesunyian. Dan menyayangimu dalam diam :))
 
***